Niswah.net - Hati merupakan urusan terpenting dalam kehidupan manusia. Baik dan buruknya tubuh tergantung pada kondisi hati. Allah dan Rasulullah sangat memperhatikan hal ini. Imam Ibnul Qoyyim menyatakan bahwa perusak hati ada lima.
Telah disampaikan pada artikel yang lalu tentang dua perusak hati yaitu berlebihan dalam bergaul dan panjang angan. Sekarang dilanjutkan tiga sisanya dari perusak hati. Apa itu?
3. Bergantung pada selain Allah Ta'ala.
Bergantung pada selain Allah Ta'ala adalah perusak hati terbesar. Bisa menjatuhkan pelakunya ke dalam syirik akbar, penyebab murtad dari Islam tanpa sengaja. Hendaknya seorang hamba berhati-hati dalam hal ini. Jika seseorang sudah bergantung kepada selain Allah, maka dia akan dilepaskan. Segala urusannya Allah serahkan kepada zat tempat ia bergantung. Allah akan melantarkannya disebabkan ia bergantung pada selain-Nya.
Bergantung pada selain Allah merupakan asas fondasi kesyirikan. Orang yang melakukannya termasuk tercela dan terlantar.
Sebagaimana Allah Ta'alla berfirman:
{ لَّا تَجۡعَلۡ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ فَتَقۡعُدَ مَذۡمُومٗا مَّخۡذُولٗا }
Janganlah engkau mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, nanti engkau menjadi tercela dan terhina.[Quran Surat Al-Isra': 22]
4. Banyak Makan
Banyak makan adalah salah satu sebab hal yang bisa merusakan hati. Rasulullah menjadi teladan. Beliau membagi perut menjadi 3 bagian: sepertiga untuk makan, sepertiga bagian minum dan sepertiga lagi disisakan kosong.
Beberapa makanan yang dapat merusak hati dibagi menjadi dua:
a. Makanan yang dapat merusak hati karena zatnya:
• Makanan yang diharamkan karena hak Allah, seperti bangkai, darah, daging babi dan hewan yang memiliki taring serta buas.
• Makanan yang diharamkan karena hak para hamba. Makanan hasil curian, rampasan, perampokan dan yang diambil tanpa keridhoan pemiliknya, baik secara paksa maupun tipu daya.
b. Makanan yang merusak hati karena melampaui batas. Berlebih-lebihan dalam masalah kehalalan dan memakannya. Makanan itu akan menyebabkan ketamakan dalam hal memperolehnya. Kalau sudah didapatkan maka akan sibuk cari penyaluran. Unsur-unsur syahwat akan menguasainya dan jalan setan akan menjadi lebar dalam menggoda manusia.
Setan berjalan dalam tubuh manusia melalui aliran darah. Banyak makan akan melebarkan jalannya. Sedangkan puasa dapat menyempitkan aliran-aliran darah manusia sehingga jalan setan pun tertutup.
5. Banyak Tidur
Banyak tidur dapat melemahkan tubuh, menyia-nyiakan waktu, menyebabkan lalai dan malas sehingga menyebabkan matinya hati.
Tidur memiliki 3 tingkatan:
a. Tingkatan bermanfaat. Tidur dibutuhkan ketika mata merasa kantuk, badan terasa lelah. Tidur pun akan nyenyak dan nikmat. Waktunya yaitu ketika setengah malam pertama dan seperenam malam terakhir. Tidur normal kira-kira waktunya 8 jam.
b. Tingkatan makruh. Apabila tidur manfaatnya sedikit tetapi madhorotnya lebih banyak. Tidur ketika menjelang pagi dan sore.
c. Tingkatan tidur yang dilarang. Kebanyakan tidur sehingga menyebabkan badan lemas, malas bahkan menimbulkan penyakit yang berbahaya, seperti gangguan jiwa. Kebanyakan tidur tidak bermanfaat untuk hati maupun tubuh.
Demikian lima hal yang dapat merusak hati. Semoga dengan artikel ini menjadikan kita lebih memperhatikan perusak hati, berusaha menghindari, menjaganya tetap bersih dan kembali ke fitrah awal. Hati tetap salim hingga bertemu Allah.
Setiap hati manusia itu pada awalnya dalam keadaan bersih. Sebagaimana Allah menjadikan fitrahnya bayi sebelum dilahirkan dalam keadaan lurus. Allahu A'lam.
By Cahaya Pena
Sumber: Seni Mengobati Hati oleh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri, Penerbit Pustaka Iltizam

